HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENGGUNAAN GAME EDUKASI UNTUK MENCIPTAKAN SUASANA MENYENANGKAN DALAM KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS IX-I TAHUN 2009

 

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

JUARA III LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN

DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA

TAHUN 2009

 

DI  SUSUN  OLEH :

N A M A             :  NURBOWO BUDI UTOMO,SPD

N   I   P                :  19700719 199601 1 001

BID. STUDI       :  BIMBINGAN & KONSELING

INSTANSI          :  SMP 15 YOGYAKARTA

PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA

DINAS PENDIDIKAN KOTA YOGYAKARTA

2009

 

ABSTRAK

Pendidikan yang hanya melaksanakan bidang administrasi dan instruksional dengan mengabaikan bidang bimbingan dan konseling , hanya akan menghasilkan siswa  yang pintar dan terampil  dalam aspek akademik , tetapi kurang memiliki  kematangan  dalam aspek kepribadian.

Pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling sekarang ini lebih komprehensif, artinya layanan bimbingan dan konseling didasarkan pada upaya pencapaian tugas perkembangan , pengembangan potensi , dan pengentasan masalah-masalah siswa.

Hasil pengamatan di lapangan dimana peneliti bertugas  banyak ditemukan siswa SMP Negeri 15 Yogyakarta yang bermasalah, seperti siswa yang malas belajar, sering tidak mengerjakan tugas/PR, tidak memperhatikan pelajaran, tidak konsentrasi, suka ramai di kelas, sering membolos, yang berdampak pada nilai ulangan  yang rendah atau prestasinya kurang.

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut di atas perlu diberikan layanan yang bisa mengakomodir kepentingan sejumlah siswa tersebut secara bersama-sama seperti layanan konseling kelompok.Konseling kelompok adalah layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan  peserta didik (klien) memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan yang dialaminya melalui dinamika kelompok; masalah yang dibahas itu adalah masalah-masalah  yang di alami oleh masing-masing anggota kelompok

Dalam pelaksanaan konseling kelompok sering terjadi suasana kaku, menakutkan, tegang, salah tingkah, grogi,  atau terjadi kemacetan komunikasi,  sehingga perlu diciptakan suasana yang menyenangkan, hangat, nyaman, kondusif,  tidak menakutkan, dengan memberikan game edukasi sehingga proses pemecahan masalah bisa  lancar.

Game edukasi yang digunakan dalam konseling kelompok disini meliputi : Nama berderet, kata berkait,Kata Konselor,Pesan Berantai, Coba tebak, Strip three, membuat menara, pemberdayaan otak kanan.

Penelitian di lakukan 2 siklus, dengan hasil:(1) Siswa merasa senang dengan adanya game dalam konseling kelompok karena bisa membantu menciptakan suasana hangat, akrab dan menyenangkan selama proses konseling sehingga membantu melancarkan proses pemecahan masalah yang di bahas dalam konseling tersebut.(2)Siswa memiliki pemahaman akan tujuan, langkah-langkah dan konsekuensi dari keputusan yang di simpulkan dalam konseling kelompok.(3)Siswa memiliki semangat dan kesanggupan untuk mewujudkan langkah-langkah pemecahan masalah yang sudah diputuskan dalam unjuk kerja yang nyata seperti, tidak terlambat,tidak membolos,mengerjakan PR,  ikut try out, ikut  les, rajin hadir di sekolah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s